BUM Desa BMJ Raih Sertifikat ISPO & RSPO Pertama di Lamandau

BUMDesa Berkah Mulya Jaya berhasil meraih sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) untuk kategori pekebun swadaya. Pencapaian ini merupakan buah dari kerjasama berbagai pihak dan menjadi tonggak sejarah bagi perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di wilayah tersebut.

Seremonial penyerahan sertifikat RSPO dan ISPO serta distribusi dana insentif RSPO periode kedua digelar meriah di Aula Kantor Kecamatan Sematu Jaya, Sabtu (22/11/2025). Total, BUM Desa BMJ berhasil melakukan bookk & claim angka kredit sebesar 1,2 Miliar, dengan 490 juta dibagikan petani. 21 juta utk PAD dan 10.992.000 utk CSR.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Termasuk Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lamandau, Tiryan Kuderon, yang mewakili Bupati Lamandau, Camat Sematu Jaya Porwanto, Direktur BUM Desa Choirul Fuadi, Direktur Sustainability PT SSMS Hengky Satrio Wibowo, Direktur Ecogreen Abun Lie, serta para petani dan tamu undangan lainnya.

Tiryan Kuderon menyampaikan apresiasi atas nama Pemerintah Kabupaten Lamandau kepada pengurus BUMDesa Berkah Mulya Jaya atas keberhasilan ini.

“Ini sangat luar biasa. Sejak saya masuk di Dinas Pertanian tahun 2020, kita belum pernah meraih ini. Rasanya kecil melihat teman-teman petani kita. Akhirnya, mereka mampu mengakses pendanaan di RSPO & ISPO. Ini menjadi perjuangan bagi kami untuk mendorong petani, apalagi tahun ini adalah batas akhir untuk dunia usaha,” ujarnya.

Choirul Fuadi, Direktur BUMDesa Berkah Mulya Jaya dalam sambutanya menjelaskan bahwa perjalanan menuju sertifikasi ini dimulai sejak Agustus 2021 dengan deklarasi bersama Pemerintah Desa Mekar Mulya, didampingi oleh PT SSMS, BPD, dan tokoh masyarakat.

Menurutnya, sertifikasi sawit berkelanjutan merupakan bukti nyata pekebun dalam menghadapoi persaingan global.

“Sertifikasi sawit berkelanjutan, seperti RSPO ditingkat internasional dan ISPO ditingkat nasional yang diwajibkan oleh pemerintah, bukanlah sekadar label, melainkan sebuah komitmen nyata terhadap pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang bertanggung jawab secara ekonomi, sosial, dan lingkungan. Ini adalah bukti bahwa industri sawit Indonesia siap bersaing di pasar global dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip keberlanjutan,”

“Untuk itu, saya, mewakili organisasi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani dan perusahaan dan pihak pihak yang mendukung dan bekerja keras, melalui proses panjang dan penuh dedikasi, untuk memenuhi standar ketat ini. Keberhasilan ini menunjukkan kesungguhan kita dalam memastikan bahwa produksi minyak sawit tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga ramah lingkungan dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Sementara itum Hengky Satrio Wibowo, Direktur Sustainability PT SSMS, menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap petani di sekitar wilayah operasional.

“Kita lebih peduli bagaimana kedepannya petani-petani di sekitar perusahaan bisa menjual produknya dengan harga yang lebih baik dan dibuktikan dengan sertifikasi. Untuk total yang disalurkan tahun ini Rp1,2 Miliar, kita percayakan semua dengan SOP yang ada, dengan pihak yang terkait dalam penyalurannya kita support kegiatan ini,” pungkasnya.

Pencapaian BUM Desa Berkah Mulya Jaya ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Lamandau. Untuk mengembangkan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *